Kamis, 21 Maret 2013

CARA JITU MENCEGAH KEBANGKRUTAN USAHA


bangkrut
Banyak usaha yang baru muncul, berkembang dengan baik dan diterima di pasaran, tetapi tak lama kemudian hilang begitu saja. Kualitas produk sudah oke, kualitas pelayanan juga memuaskan, jadi apa yang membuat usaha tersebut gulung tikar?
Ada satu hal yang terkadang luput dari perhatian pebisnis sehingga secara perlahan dan tidak disadari, arus uang terhenti dan perlahan habis karena digunakan untuk “makan sehari-hari”, maka dari itu ada beberapa tips yang dapat dipraktikkan guna pebisnis tidak kehilangan fokus utama dalam berbisnis , yaitu:
1. Belajar mengatur keuangan
Tidak perlu belajar manajemen secara mendalam, cukup teliti dan tekun dalam membuat laporan keuangan setiap harinya. Catat setiap pengeluaran dan pemasukan sekecil apapun bentuknya. Jangan sampai ditunda-tunda karena bisa bahaya jika sampai menjadi kebiasaan dan akhirnya kelimpungan kehilangan hitungan pemasukan dan pengeluaran.
2. Jangan cepat terbuai
Untung yang besar di awal usaha jangan sampai membuat Anda berpikiran bahwa Anda telah sepenuhnya menguasai pasar. Usaha yang baru muncul biasanya baru memancing perhatian dari masyarakat sehingga keuntungan tersebut adalah keuntungan dari pembelian-pertama para pelanggan. Jangan sampai merasa leluasa untuk membelanjakan keuntungan Anda sebelum bisnis Anda telah stabil dan memiliki pasar tetap. Ingatlah bahwa profit yang harus Anda kejar adalah profit jangka-panjang
3. Ciptakan dua dompet
Pisahkan uang pribadi dengan uang bisnis Anda. Hal ini terasa sepele apalagi jika pebisnis memulai sendiri usahanya dan langsung menggantungkan kebutuhannya dari keuntungan usahanya sehingga secara tak sadar uang yang harusnya berputar ternyata habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Cobalah kencangkan ikat pinggang Anda dan kuatkan iman Anda dari godaan untuk mencampurkan dompet pribadi dan dompet usaha.
4. Ciptakan strategi yang efektif dan efisien
Jika Anda mempunyai keleluasaan modal, jangan gegabah membuat strategi untuk mengembangkan pasar Anda. Berpikirlah secara jernih dan kreatif sehingga modal yang dikeluarkan untuk promosi seminim mungkin tetapi mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Ingatlah bahwa modal Anda juga sewaktu-waktu akan habis. Tanamkan dalam pikiran Anda bagaimana untuk melancarkan perputaran uang modal sehingga membawa arus profit yang deras untuk pundi-pundi keuangan Anda. (bn/dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar