Kamis, 21 Maret 2013

3 ALASAN HARUS JUAL USAHA BARU


Sebagian entrepreneur mendirikan bisnis untuk ia besarkan dan miliki sampai kapanpun karena ia merasa memiliki usaha itu layaknya seorang orang tua yang begitu menyayangi anaknya. Ada pula entrepreneur yang membuat usaha dengan tujuan akan menjualnya kelak pada orang lain yang bersedia memberikan imbalan apapun yang setimpal. Termasuk yang manakah Anda?
Jika Anda termasuk kelompok yang kedua, silakan lakukan tetapi jangan gegabah dalam menjual usaha Anda. Evan Williams, salah satu pendiri Twitter, memberikan pertimbangan untuk Anda. Ia mengatakan ada 3 alasan utama mengapa seorang entrepreneur perlu menjual usahanya:
  • Tawaran yang diberikan setimpal atau bahkan lebih baik daripada yang ia dapatkan sekarang: Bila nilai tawaran yang diberikan Anda anggap lebih tinggi (ini sangat subjektif sekali) daripada nilai perusahaan sebenarnya, juallah. Cara menilainya memang sangat sulit. Anda harus tahu dengan baik seperti apa medan persaingan di sektor bisnis yang menjadi spesialisasi usaha Anda. Jika peluang yang ada masih luas dan dinamikanya tinggi, menjual usaha tentu kurang bijak. Sementara jika peluang yang Anda incar melalui bisnis itu masih kabur dan jika sukses pun tidak akan bertahan lama, ada baiknya menjual usaha saja sebelum peluang itu meredup dan usaha Anda ambruk.
  • Ada ancaman yang signifikan terhadap usaha itu, dan ia sudah merasa tak berdaya: Ancaman ini bisa berupa apapun yang membuat jalannya bisnis Anda melenceng dari rencana dan menghambat ruang gerak atau membuka celah masuknya pesaing berat. Ini juga yang mendasari dijualnya YouTube pada Google dan PayPal pada eBay. Karena 2 perusahaan yang lebih kecil ini tak sanggup menanggung risiko yang dihadapi. YouTube berjuang dengan isu hak cipta sementara PayPal keteteran mengatasi isu penipuan.
  • Murni karena dorongan dan pertimbangan pribadi: Saat entrepreneur sudah merasa saatnya berpindah ke ide bisnisyang lebih segar dan menjanjikan, ia bisa menjual usahanya. Hilangnya semangat pada usaha yang sudah dibangun juga bisa memicu hal ini.
Akankan Anda melakukan hal yang sama pada usaha Anda? Semuanya ada di tangan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar